Hati Yang Tidak Marah

makasih Rhukhang Hobong yang telah TAG aku di dalam CATATAN Tautan Pertemanan Facebook-ku…

saatnya aku BEBRAGI kepada Seluruh Pembaca Blog ini!

BACAAN yg menggugah hati-ku tepatnya…yes!? so pasti aku-pun pernah MARAH seeee MARAH MARAHhhhhhnya…!??

makasih, bro atas TAG-nya…permisi aku masukkan dalam web BERBAGI ku, yaaa…??

Salam kasih & JBU

~*~*~*~*~

HATI YANG TIDAK MARAH

Bacaan

Matius 5:22-26

  • 22. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
  • 23. Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
  • 24. tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

Matthew 5:22-26

  • 22. But I say unto you, That whosoever is angry with his brother without a cause shall be in danger of the judgment: and whosoever shall say to his brother, Raca, shall be in danger of the council: but whosoever shall say, Thou fool, shall be in danger of hell fire.
  • 23. Therefore if thou bring thy gift to the altar, and there rememberest that thy brother hath ought against thee;
  • 24. Leave there thy gift before the altar, and go thy way; first be reconciled to thy brother, and then come and offer thy gift.
  • 25. Agree with thine adversary quickly, whiles thou art in the way with him; lest at any time the adversary deliver thee to the judge, and the judge deliver thee to the officer, and thou be cast into prison.
  • 26. Verily I say unto thee, Thou shalt by no means come out thence, till thou hast paid the uttermost farthing.

Bagi ahli Taurat dan orang Farisi, mereka cukup puas apabila mereka tidak membunuh manusia secara fisik. Mereka menganggap bahwa diri manusia telah taat kepada hukum Taurat yang berbunyi: “jangan membunuh”. Namun, di dalam Kerajaan Allah, standar kebenaran bukan diukur dari yang di luar, tetapi apa yang ada di dalam hati manusia. Bagi Kristus, dosa diukur dari hati manusia, bukan apa yang di luar. Memang ada orang Farisi dan ahli Taurat yang tidak membunuh manusia secara fisik, namun dosa itu diukur dari apa yang ada di dalam hati manusia.

Ada hati manusia yang penuh kemarahan. Kemarahan adalah awal mula timbulnya semua perbuatan kekerasan dan pembunuhan. Ada orang yang memang tidak membunuh orang lain secara fisik, namun dengan kemarahannya dia telah membunuh. Ia membunuh hubungan di keluarga: ia membunuh pernikahannya, ia juga membunuh potensi anak-anaknya. Bilamana kemarahan tidak bisa disingkirkan, maka hal itu akan berkembang menjadi penghinaan di dalam hati.

Kata “kafir” pada zaman dahulu adalah kira-kira sama dengan memaki orang dengan kata-kata penghinaan, seperti “anjing”, sambil membuang ludah. Akibat dosa penghinaan itu, kita bukan hanya layak untuk dihukum saja, tetapi dibawa ke Mahkamah Agama. Apabila seseorang tidak bertobat dari penghinaan di dalam hati, ia akan mengalami kondisi hati yang lebih parah lagi, karena ia akan melakukan dosa kemarahan dan penghinaan secara bersama.

Kata “jahil” adalah kata yang kira-kira sama dengan makian : “goblok, bangsat”. Betapa seriusnya dosa ini, sehingga kita layak diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

Bukankah Kristus telah mati bagi semua dosa kita?

Bukankah Kristus telah menggantikan kita untuk melakukan kebenaran?

Biarkanlah Kristus menyucikan hati kita.

Biarlah kita mengakui dosa-dosa kita, baik kepada Tuhan dan kepada orang lain, terutama kepada orang-orang yang telah kita lukai.

Percayalah hati Kristus telah ada di dalam kita.

Gantilah hati kita dengan hati Kristus yang benar.

Lakukanlah terus-menerus sampai hati Kristus menjelma ke dalam diri kita.

About dianasihotang

dianasihotang TETAP dianasihotang.Moto-ku adalah BERBAGI karena dua tangan, dua mata, dua telinga, hati-akal fikiran, dan alat komunikasi, serta waktu yang ku punya sudah diberikan-NYA selama ini, kenapa tidak aku berikan dan gunakan untuk membalas kasih BAPA? Tentang diri-ku Siapakah diri-ku? Riwayat Hidup-ku? dan inilah niat BERBAGI-ku yang dipersembahkan HANYA untuk kemulian-NYA Selalu dalam salam KASIH DAMAI dari hati yang paling dalam. peace & love/~ds/dianasihotang

Posted on August 1, 2010, in BERBAGI / SHARED OUT, KRISTIANI / CHRISTIANITY, Paket Ilmu & Tokoh Alkitab / Bible Studies, Paket Renungan / Reflection and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: